Buka jam 08.00 s/d jam 16.00, Minggu & Hari Besar Tutup
Beranda » Tips dan Manfaat Madu » Mati Setelah Mengawini Ratu! Ini Pengorbanan Lebah Pejantan

Mati Setelah Mengawini Ratu! Ini Pengorbanan Lebah Pejantan

Diposting pada 23 March 2018 oleh Madu Asli | Dilihat: 405 kali

Lebah pejantan merupakan salah satu anggota koloni dalam sarang lebah selain ratu lebah dan lebah pekerja yang memiliki tugas hanya mengawini ratu lebah dalam melestarikan koloni sarang lebahnya.

Ciri Fisik Lebah Pejantan

Lebah penjantan memiliki ciri fisik yang berbeda dengan lebah jenis lainnya:

Baca juga: Lebah Apis Florea Si Kecil Yang Hasilkan Madu Kualitas Tinggi

  1. Lebah jantan mempunyai ciri fisik lebih kecil dari ratu lebah namun lebih besar dari lebah pekerja.
  2. Lebah jantan memiliki ciri fisik yang menonjol pada mata yang besar, mata tersebut terdiri dari faset yang lebih banyak dari pada faset pada mata lebah pekerja dan ratu lebah.
  3. Lebah jantan tidak mempunyai pipa penghisap madu karena tidak bertugas untuk mencari nectar bunga sebagai bahan pembuatan madu.
  4. Lebah jantan tidak memiliki kantong pollen di kakinya, karena lebah jantan tidak memiliki tugas mengumpulkan madu murni atau pollen.
  5. Lebah pejantan adalah satu-satunya lebah jantan yang terdapat di sarang lebah dan lebah pejantan bertugas membuahi sang ratu lebah.
  6. Lebah jantan memiliki warna tubuh yang kehitam-hitaman.
  7. Suara dengungannya keras.
  8. Pada ekornya tidak memiliki sengat di ujung abdomen lebah jantan.
  9. Sifat pada lebah jantan lebih tenang.

Lebah pejantan

Fakta Mengenai Lebah Pejantan

Berikut fakta mengenai lebah pejantan yang berbeda dengan lebah jenis lainnya:

Baca juga: Spesies Lebah Apis Cerana Mudah Diternakan, Ini Alasannya!

  1. Lebah pejantan merupakan penghuni sarang yang malas

Lebah jantan merupakan penghuni sarang yang paling malas jika dibandingkan dengan jenis lebah lainnya. Lebah satu ini sangat suka makan, dan makannnya disuapi oleh lebah pekerja. Lebah jantan hampir tidak pernah keluar sarang kecuali hanya pada masa perkawinannya saja. Di dalam sarang, lebah ini hanya bertugas menjaga sarang, membersihkan sarang dari kotoran dan beberapa tugas ringan lainnya.

  1. Fungsi lebah jantan

Lebah jantan memiliki fungsi tugas utama yaitu mengawini calon ratu, dan agar mampu mengawini ratu lebah, bagian dada lebah jantan dilengkapi dengan otot yang kuat dan mata yang besar.

Alat kelamin lebah jantan berbentuk istimewa, batang zakarnya sangat besar. Setelah perkawinanya berlangsung beberapa detik, lebah jantan pasti akan mati. Ia mati karena pangkal batang kelaminnya tertinggal pada ratu lebah, kehabisan tenaga setelah kawin dan abdomennya pecah ketika berusaha memisahkan diri dari ratu lebah.

Hanya ada satu lebah jantan yang dapat mengawini ratu lebah dan itu cukup untuk membuahi sekitar 20 juta telur setelah kawin.

  1. Jumlahnya terbatasi

Setelah perkawinan selesai, lebah jantan yang tidak dapat memngawini ratu lebah diabaikan oleh semua penghuni sarang lebah dan dianggap tidak berguna lagi. Saat pakan langka dan musim paceklik lebah pekerja mengusir lebah pejantan keluar dari sarang.

Lebah jantan yang tidak dapat mencari makan akan segera mati kelaparan, dan yang mencoba masuk kembali ke dalam sarang akan diserang hingga mati. Jumlah lebah pejantan terbatas hanya sekitar 200-300 ekor saja dalam satu sarang.

  1. Masa hidup lebah jantan

Masa hidup lebah jantan tidak dapat dipastikan, karena ada yang mati secara alami dan ada yang mati dimangsa predator. Masa hidup lebah jantan rata-rata berkisar antara 4-6 minggu dari saat dewasa atau antara 4-8 minggu terhitung sejak telur menetas menjadi larva. 

Factor Yang Mempengaruhi Jenis Kelamin Lebah

Berikut hal-hal yang dapat mempengaruhi atau menentukan jenis kelamin pada lebah:

  1. Faktor lingkungan, baik lingkungan internal sel maupun lngkungan ekstrenal sel seperti suhu ruangan berpengaruh terhadap penentuan jenis kelamin.
  2. Hormon bekerjasama dengan kromoson seks dalam menentukan jenis kelamin, misalnya pada ikan dan katak.
  3. Kromosom seks menentukan jenis kelamin, misalnya manusia berjenis kelamin perempuan memiliki kromosom sex xx , sedangkan laki-laki memiliki kromoson xy.
  4. Ploidi, misalnya pada lebah dan hymenoptera lainnya jenis kelaminnya ditentukan oleh jumlah pasangan kromosom terutama pada sel telurnya, lebah jantan mempunyai kromosom haploid, sedangkan lebah betina atau pekerja mengandung kromosom diploid.

Lebah pejantan terkenal sebagai lebah yang malas di antara penghuni sarang lainnya, tugasnya hanya mengawini calon ratu lebah. Lebah pejantan yang berhasil mengawini ratu lebah hidupnya akan berakhir. Peranan lebah jenis ini hanya sebatas digunakan untuk membuahi telur-telur sang ratu lebah.

Bagikan informasi tentang Mati Setelah Mengawini Ratu! Ini Pengorbanan Lebah Pejantan kepada teman atau kerabat Anda.

Mati Setelah Mengawini Ratu! Ini Pengorbanan Lebah Pejantan | Madu Asli

Belum ada komentar untuk Mati Setelah Mengawini Ratu! Ini Pengorbanan Lebah Pejantan

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published.

Mungkin Anda tertarik produk berikut ini:
Best Seller
OFF 15%
QUICK ORDER
Madu Mix Royal Jelly 350 ML

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 85.000 Rp 100.000
Ready Stock / 350ML-MxR
Rp 85.000 Rp 100.000
Ready Stock / 350ML-MxR
Popular!
OFF 9%
QUICK ORDER
Madu Multi Flora 500 ml

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

jual madu asli Rp 100.000 Rp 110.000
Ready Stock / 500ML
Rp 100.000 Rp 110.000
Ready Stock / 500ML
Limited Edition
OFF 4%
QUICK ORDER
Madu Mix Bee Pollen 1.000 ML

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 220.000 Rp 230.000
Ready Stock / 1000ML-MxP
Rp 220.000 Rp 230.000
Ready Stock / 1000ML-MxP
SIDEBAR