Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

Raisa
● online
Raisa
● online
Halo, perkenalkan saya Raisa
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Queen Honey Petani Dan Penjual Madu Asli Hutan Murni 100% Garansi

Beranda » Blog » Madu Rusak? Ini Tips Cara Menyimpan Madu

Madu Rusak? Ini Tips Cara Menyimpan Madu

Diposting pada 7 April 2018 oleh Madu Asli / Dilihat: 1.799 kali

Madu rusak dapat terjadi karena perlakuan manusianya yang salah memperlakukan madu dan dapat juga rusak secara alami yang dapat membuat madu rusak dari segi fisik maupun kualitas di dalamnya.

Kadar Air Memicu Pada Madu Rusak

Madu rusak secara alami tanpa perlakuan manusia madu telah terfermentasi atau bergas. Fermentasi merupakan proses perubahan gula sederhana pada madu yaitu fruktosa dan glukosa madu menjadi etanol atau alcohol dan hanya dapat terjadi jika khamir atau yeasts atau ragi yang terdapat di dalam madu mendapatkan media madu dengan kadar air tinggi antara 20% – 30%.

Madu yang aman dari proses fermentasi yaitu madu dengan kadar air 16% – 21% atau idealnya 16% – 20%, semakin rendah kadar airnya, maka peluang proses fermentasi pada madu semakin kecil dan lambat. Madu yang telah terfermentasi jika tutup botolnya dibuka timbul suara berdesis disertai busa yang banyak bahkan bisa meletus, tidak layak dikonsumsi apalagi untuk dijual pada konsumen.

Ini dia tips simpan agar tidak menyebabkan madu rusak, cek yuk

Ciri Madu Asli Yang Rusak

Walaupun asli namun madu bisa rusak dan membahayakan kesehatan tubuh, berikut ciri-ciri madu asli yang telah rusak, yaitu:

  1. Madu yang telah mengalami fermentasi atau perubahan madu menjadi alcohol atau etanol yang ditandai dengan adanya suara berdesis jika tutup botol dibuka atau bergas, kemasan yang menggembung, madu yang berbusa
  2. Pada kasus kerusakan madu yang parah, madu dapat meleleh keluar sendiri ketika tutup botol dibuka atau bahkan dapat meletus sendiri karena tekanan gas atau alcohol pada madu yang rusak tersebut.
  3. Madu yang memiliki bentuk encer dengan kadar air 23% – 30%, memiliki bau tidak segar atau tidak enak karena fermentasi, memiliki rasa berubah menjadi lebih asam atau kecut yang tidak normal, rasanya kurang lezat dan terlalu panas di tenggorokan karena efek alcohol yang berlebihan pada madu.
  4. Madu yang rusak sudah kehilangan gizi dan tidak layak dikonsumsi, jika sampai dikonsumsi bahkan oleh anak-anak dan oleh orang yang pencernaannya lemah dapat membahayakan kesehatan konsumen.

Madu Rusak Secara Alami

Madu dapat menjadi rusak secara fisik dan kualitasnya secara alami karena beberapa hal berikut:

  1. Madu dengan tanda-tanda fisik di atas telah kehilangan zat gizi dan kurang layak jual dan konsumsi, jika sampai dikonsumsi oleh seseorang terlebih pada orang yang memiliki kesehatan yang lemah, maka akan semakin membahayakan kondisinya.
  2. Para pengemas madu atau produsen madu wajib memiliki ilmu yang memadai mengenai madu dan seluk beluk madu agar tidak terjebak pada madu palsu atau madu asli tapi rusak baik sengaja atau tidak.
  3. Pemilik usaha madu wajib mengetahui dan memahami tentangstandar mutu madu yang telah ditetapkan pemerintah dalam SNI 0135.45 tahun 2004 hal ini agar tidak terjebak pada pelanggaran dan kejahatan terhadap konsumen karena ketidakpahaman mengenai standar tersebut.
  4. Setelah masa panen, madu memiliki kadar air 23% – 30% umumnya hanya akan awet disimpan hingga beberapa minggu atau beberapa bulan saja, jika tidak segera dikonsumsi maka akan segera rusak atau terfermentasi sehingga tidak layak jual atau konsumsi.
  5. Penambahan unsur atau zat tertentu jika dipanaskan dicampur dengan perasa di dalam madu yang menyebabkan kemurnian madu dan khasiat alaminya berkurang atau terganggu keseimbangannya bahkan dapat menyebabkan reaksi kerusakan dengan unsur lain seperti fermentasi atau kerusakan struktur jumlah gizi.
Tentang Madu Yang Tidak Pernah Rusak

*Madu sudak ada sejak zaman dahulu, madu ditemukan pada 7.000 tahun sebelum masehi. Berdasarkan bukti dari gambar orang-orang yang sedang mengumpulkan madu dari retakan batu atau pohon dan lebah dari sarang sedang mengitari atau mengerumini sekeliling orang tersebut pada gambar.

**Penemuan yang sungguh mengejutkan, dapat dibayangkan makanan yang dapat bertahan ribuan tahun lamanya. Penemuan tersebut ditemukan ketika penggalian pyramid yang telah beumur lebih dari 3.000 tahun dan ditemukan madu di samping mumi.

***Penelitian pada penemuan madu tersebut:

  1. Menunjukan bahwa madu tidak basi serta dapat disimpan dalam jangka waktu ribuan tahun lamanya serta masih layak
  2. Hasil penemuan madu tersebut masih memiliki kadar air yang sangat rendah sehingga tidak ditemukan bakteri pembusuk yang mampu hidup di dalamnya.
  3. Selain itu keasaman atau pH madu berkisar antaa 3,2-45, tingkat keasaman yang dapat mencegah tumbuhnya bakteri.
Tips Mencegah Madu Tidak Rusak

Tips menyimpan madu agar tahan lama, awet, segar, tidak mudah rusak dan kualitasnya tetap terjaga agar layak konsumsi seperti berikut:

  1. Tempat penyimpanan madu yang sembarangan pasti akan merusak madu, padahal sikap memperlakukan madu yang perlu perhatikan. Menyimpan madu agar awet dan tahan lama dapat memilih media penyimpanan yang tepat. Beberapa bahan kemasan tersebut adalah kemasan berbahan kaca, kemasan berbahan plastic food grade, gunakan tempat yang kedap udara, dan gunakan tempat yang steril dan bersih.
  2. Suhu tempat penyimpanan madu yang normal, tidak panas dan tidak dingin untuk menjaga madu tahan lama dan kualitas nya tetap terjamin. Suhu menyimpan madu di rumah seperti, tempatkan pada lemari dapur atau rak yang tertutup, selain suhunya normal lemari dapur dapat menjaga dari debu dan kotoran.
Hal-hal Yang Dapat Membuat Madu Rusak

Madu berubah cepat rusak dan tidak layak dikonsumsi lagi karena beberapa hal berikut,

  1. Menyimpan madu dalam keadaan wadah yang terbuka seringkali terjadi karena factor lupa maupun disengaja akan membuat rasa dan aroma madu berubah.
  2. Terkena sinar matahari secara langsung walaupun sudah disimpan di dalam botol rapat, namun terkena sinar matahari akan mengubah suhu madu pada keadaan yang tidak normal sehingga membuat madu cepat rusak.
  3. Menggunakan bahan logam untuk menyimpan madu yang terdapat di dapur rumah untuk kemasan jangka lama yang akan mengakibatkan reaksi kimia terutama mengaduk madu dengan sendok logam. Gantilah dengan sendok dan wadah plastic untuk menjaga kualitas madu lebih tahan lama.
  4. Menyimpan dalam lemari pendingin menjadi kebiasaan kebanyakan orang, namun tidak mengingat disaat kondisi lampu mati akan membuat madu yang terdapat di dalam lemari pendingin akan menjadi tidak dingiyang akan menghasilkan air yang dapat mengkontaminasi madu sehingga cepat rusak.
  5. Madu yang dipanaskan kemudian didinginkan sebenarnya tidak perlu dilakukan, sebaiknya ambillah madu ke dalam wadah lain saat akan mengkonsumsinya kemudian tutup rapat kembali botol madu agar tetap menjaga kualitas madu tetap baik.

Madu rusak dapat terjadi karena proses alami maupun tangan manusia saat memperlakuakan madu, cegahlah dengan tips-tips cara menyimpan madu yang baik agar tetap menjaga madu pada kualitas yang baik, dan hindarilah hal-hal yang dapat merusak madu sehingga madu tetap layak dikonsumsi.

Diposting oleh

Bahan madu asli yang alami yang berbentuk cairan berwarna kuning keemasan ini dihasilkan oleh berbagai jenis tanaman berbunga yang kemudian dikumpulkan dan diolah secara alami oleh lebah. Ada lebih dari satu alasan yang membuat madu menjadi salah satu bahan alami paling disukai jutaan orang dari seluruh dunia. Di berbagai belahan dunia manapun, madu selalu kerap digunakan sebagai bahan makanan dan minuman.

Madu Rusak? Ini Tips Cara Menyimpan Madu

Madu Rusak? Ini Tips Cara Menyimpan Madu

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: